Jenis Vakum Kolam Koi
Permasalahan pembuatan kolamkoi dengan dasar yang datar akan menyebabkan pompa kolam tidak dapat menyedot kotoran dengan baik apalagi kotoran tersebut adalah daun, sekarang sudah ada vaccum yang dikhususkan untuk permasalahan diatas, sehingga kita akan mendaptkan kolam selalu bersih,
Jika anda memiliki permasalahan kolam seperti ini bisa dibeli dengan online
Untuk Pemesanan hub : 082122496309 / 081519051974
antara lain :
Harga RP. 3.700.000
Spesifikasi :
1. Dapat Menyedot 4x dari vacum biasa
2. Ada Bag Filter
3, Stick dapat diperpanjang 2 m
4. Mempunyai 3 Impller
5. Swith on/off Terdapat diujung stick
Harga RP. .2.500.000
Spesifikasi :
1. Dapat Menyedot Kekuata lebihn kecil
2. Bag Filter dijual tepisah
3, Stick dapat diperpanjang 2 m
4. Mempunyai 1 Impller
5. Swith on/off Terdapat diujung stick
Kami merupakan salah sat pencinta ikan hias sejak tahun 2011 kami memberanikan diri menerima pembuatan kontruksi kolamkoi dan lanscape serta menerima konsultasi masalah ikan hias info Hub, 081519051974 atau WA 08212296309
Jumat, 17 Februari 2017
Cara membuat filter kolam ikan koi yang baik dan benar
Cara
membuat filter kolam ikan koi yang baik dan benar
Mengapa harus ada filter di kolam ikan koi? Filter kolam
ikan sangat penting bagi kebersihan air. Air yang bersih sangat dibutuhkan ikan
koi.
Kolam ikan yang kotor,
karena tidak menggunakan sistem filter yang baik akan membuat ikan mudah
terserang penyakit.
Telah
dijelaskan berbagai serangan Penyakit Ikan Koi pada artikel terdahulu yang dapat berakibat fatal yaitu
hilangnya keindahan warna ikan koi karena memudar, ikan koi menjadi cacat,
sampai tahap parah yaitu kematian ikan koi.
Nah,
dalam kesempatan kali ini, akan kita pelajari secara lebih detail berkaitan
dengan cara membuat filter dalam kolam ikan koi. Ini juga merupakan artikel
lanjutan dari bahasan Kolam Koi yang telah kita pelajari sebelumnya.
PRINSIP DASAR FILTER
KOLAM
Di alam, sungai misalnya,
kondisi air mengalir membuat air terus menerus mengalir dari mata air yang
jernih. Hal ini membuat supply oksigen yang diperlukan oleh ikan senantiasa
tercukupi.
Curah hujan dan air terjun juga
turut membantu masuknya oksigen ke dalam air.
Di kolam buatan, berbeda
keadaannya. Kita harus mengupayakan agar oksigen dalam air kolam berada dalam
jumlah yang mencukupi.
Oksigen diperlukan dalam
proses pencernaan ikan koi.
Hasil pengeluaran dari pencernaan
ikan koi adalah amonia yang kelur lewat kotoran ikan. Di samping itu, sisa-sisa
makanan juga dapat menghasilkan amonia.
Amonia bersifat racun bagi
ikan. Sehingga amonia harus segera dikeluarkan dari dalam kolam ikan. Di alam,
amonia terfilter secara alami.
Di kolam buatan, pembuangan
amonia dilakukan oleh filter yang dirancang secara khusus.
Filter kolam juga berfungsi
menambahkan oksigen, membersihkan air dari karbondioksida, nitrogen, dan
partikel padat penyebab air kolam kotor.
Pada jenis tertentu, sistem
filter berfungsi menyaring pestisida, membersihkan senyawa logam, dan
membersihkan zat klorin dari dalam kolam.
JENIS-JENIS FILTER
KOLAM IKAN KOI
Secara umum, jenis filter
kolam ikan terdiri dari:
1.
Filter mekanik
2.
Filter Biologis
Dalam banyak kolam, untuk
mendapatkan hasil secara lebih optimal, yaitu air lebih sehat, jernih dan
bening, digunakanlah gabungan kedua filter dalam kolam koi.
FILTER MEKANIK
Prinsip kerjanya adalah
mengalirkan air pada ruangan atau wadah yang didalamnya telah disediakan bahan
untuk filter. Media penyaring dapat berupa serbut, kerikil, pasir, saringan
sieve, jap-matt, busa/foam, kapas, atau bahan sikat.
Metode lain dari filter
mekanik adalah dengan mengalirkan air ke ruang terpisah sehingga partikal
kotoran dapat mengendap di bagian bawah.
Ada juga sistem yang
menggunakan siklon, atau unit vortex, sedemikian rupa sehingga air dapat
berputar dan zat padat dapat terkumpul di bagian tengahnya, sehingga endapan
dapat dibuang pada proses selanjutnya.
Berikut ini salah satu contoh
penggunakan filter mekanis pada kolam kecil sederhana. Ini mudah dan murah
untuk dibuat.
CARA MEMBUAT FILTER MEKANIK PADA KOLAM KECIL YANG
SEDERHANA
Untuk kolam kecil, filter
kolam ikan dapat sangat sederhana. Yaitu dengan menggunakan pompa listrik kecil
yang biasanya banyak dijual di kios ikan hias. Cara pemasangannya biasanya
tertera di manualnya saat pembelian.
Pompa ini digunakan untuk
mengambil, atau menyedot air kolam untuk dialirkan pada filter. Gunakan pipa
sesuai ukuran lubang pengeluaran pompa.
Air dari pompa dialirkan ke
bak yang difungsikan sebagai filter. Filter digunakan kapas filter yang juga
tersedia di toko ikan hias. Biasanya berwarna putih, ada yang memiliki pori
halus, ada juga yang memiliki pori kapas sedikit lebih berongga.
Untuk lebih bagusnya, tidak
hanya filter busa/kapas yang digunakan dapat digunakan susunan bahan-bahan
sebagai berikut diurutkan dari atas ke bawah:
§ Kapas/busa/foam filter
(lapisan paling atas)
§ Batu zeolit ukuran
kecil/sedang
§ Arang aktif
§ Kapas/busa/foam filter
§ Zeolit ukuran besar
§ Kapas (lapisan paling
bawah)
Bak yang di dalamnya
terdapat filter ini diberi lubang keluar air yang telah difilter di bagian
bawah nya.
Model saringan air kolam
ini cukup efektif dan murah untuk kolam yang berukuran kecil. Kolam ikan dengan
panjang 2 meter dapat menggunakan sistem filter seperti ini, dengan asumsi, air
kolam pun dapat dilakukan backwash secara rutin, paling lama 1 minggu sekali.
Backwash lebih sering tentu lebih baik.
Masukkan air baru sembari
membuka air pengeluaran agar penggantian air tidak membuat ikan koi menjadi
stress.
Filter sederhana ini cukup
efektif membuat air kolam tidak keruh. Air kolam yang selalu jernih membuat
ikan koi menjadi sehat.
Air yang jernih juga
membuat ikan koi dapat dinikmati keindahannya secara sempurna dari atas
permukaan kolam.
Untuk kolam ikan yang
berukuran lebih besar, dapat menggunakan sistem filter atau penyaringan yang
lebih baik lagi.
Sistem filter kolam ikan
koi untuk anakan atau burayak juga berbeda dengan filter di kolam koi dewasa.
Jangan sampai ikan anakan koi terbawa arus air dan terdampar di filter atau
saluran pembuangan.
FILTER BIOLOGIS
Pada prinsipnya, filter
biologis menggunakan sejenis bakteri tertentu untuk menguraikan bahan kimia
beracun di dalam air kolam.
Biasanya, bahan kimia
berasal dari kotoran ikan, sisa makanan, atau masuk dalam kolam secara tidak
disengaja.
Biasanya, filter biologis
menggunakan serangkaian proses bertingkat sistem filtrasi dengan bakteri.
Serangkaian proses ini
mengikuti siklus nitrogen, yaitu amonia ~> nitrit ~> nitrat
Tahap awalnya menggunakan
bakteri nitrifying, semacam bakteri Nitrosomonas, untuk mengubah amonia menjadi
nitrit.
Proses dilanjutkan dengan
mengubah nitrit menjadi senyawa nitrat menggunakan bakteri Nitrobacter. Ini
adalah bakteri pembersih yang membutuhkan oksigen, sehingga diperlukan ruangan
pengendap.
Ruangan pengendap berfungsi
memisahkan sedimen secara rutin karena sedimen dapat mengurangi jumlah oksigen
dalam air.
METODE LAIN DALAM SISTEM FILTER BIOLOGIS JUGA
BISA MENGGUNAKAN TANAMAN AIR
Tanaman air tertentu
misalnya eceng gondok dapat menyerap nitrat dalam air. Nitrat adalah hasil
akhir dari proses filter pada tahap nitrifikasi sebelumnya yang belum sempat
dioleh oleh chamber.
Sistem filter tanaman air
diletakkan pada tahap terakhir dari keseluruhan sistem filter biologis sebelum
akhirnya mengembalikan air ke dalam kolam ikan koi.
Selain eceng gondok,
tanaman filter dapat berupa melati air, tifa, payung-payungan, dan tumbuhan air
daun kupu-kupu.
DESAIN DAN SKEMA
FILTER PADA KOLAM IKAN KOI YANG BAIK DAN BENAR
Untuk kolam ikan koi yang
berukuran cukup besar, model filter dapat menggunakan filter sistem gravitasi.
Yaitu menggunakan gaya gravitasi untuk mengalirkan air dari kolam ke tandon
filter. Secara lebih jelas, skema berikut ini dapat menggambarkan proses ini.
Tampaknya, tidak hanya gaya
gravitasi yang berlaku di sana, tetapi juga melibatkan hukum pascal yang
berlaku pada permukaan air dan bejana-bejana yang berhubungan.
Untuk kolam dengan volume
cukup besar, sistem gravitasi dapat bekerja dengan baik. Kadang jika kapasitas
airnya lebih besar lagi, diperlukan 2 saluran filter untuk lebih maksimalnya.
Kolam dengan kapasitas air
5.731 liter sampai dengan 8.597 liter, cukup menggunakan satu saluran
pembuangan ke tandon filter. Tetapi untuk kolam dengan volume di atas 22.710
liter, sebaiknya menggunakan 2 saluran pembuangan ke tandon filter.
Angka-angka ini adalah
hasil pengukuran dan pengalaman, agar air dapat terangkat secara alami dan
mengalir melalui rangkaian tandon filternya.
Setiap satu saluran
pembuangan, dibuatkan 1 paket tandon filter, dalam hal ini menggunakan 2
tandon.
Jadi, kalau ada 2 saluran
pembuangan, masing-masing harus dibuatkan tandon filter sendiri-sendiri.
DESAIN TANDON FILTER
Tandon filter dibuat
sedemikan rupa agar air dapat berpusar di dalamnya, sehingga kotoran dapat
terkumpul di bagian tengah, dan sekaligus bagian terdalam. Hal ini memungkinkan
kita untuk mudah dalam membersihkan kotoran yang mengendap.
Desain yang paling baik dan
efisien adalah berbentuk V. Desain seperti ini sering dikenal dengan Vortex,
pusaran.
Lubang pemasukan dibuat di
bagian atas samping, untuk menghasilkan pusaran arus air.
Menambahkan filter mekanik
dan filter biologis pada kolam ini juga bagus untuk semakin mendapatkan
kualitas air bersih pada kolam ikan koi.
Setelah air melewati sistem
mekanis, kemudian air dialirkan ke saluran menuju filter biologis. Telah
dijelaskan cara kerja dan cara pembuatan filter mekanik dan biologis di atas.
MEMBUAT FILTER IKAN
KOI SEDERHANA DAN MURAH
Dalam hal ini yang dimaksud
adalah membuat tandon filter mekanik yang simpel dan mudah. Bahan-bahan pun ada
di sekitar kita. Berikut ini digunakan drum atau tong untuk tandon filter.
Alat dan bahan untuk
membuat sendiri filter kolam ikan koi:
§ Drum atau tong, atau bisa
diganti dengan ember dengan ukuran yang disesuaikan
§ Pipa paralon
§ Shock drat
§ Pipa L
§ Pipa T
§ Lem paralon
§ Gergaji besi
§ Dan perlengkapan lain yang
sekiranya dibutuhkan
TEKNIS PEMBUATAN TANDON FILTER KOLAM KOI SEDERHANA
1. Lubangi drum di bagian bawah/dasar drum sesuai
ukuran pipa atau ukuran shock drat, yang berfungsi untuk membuang air saat
dibersihkan.
3. Buat lubang di bagian bawah samping, untuk digunakan
sebagai lubang masuknya air (inlet filter) dari air kolam.
4. Buat lubang di bagian atas samping drum, untuk lubang
pengeluaran air (outlet filter) menuju kolam ikan koi.
5. Pasang shock drat agar air tidak bocor. Pastikan
benar-benar rapat agar tidak terjadi kebocoran.
7. Tambahkan media filter di atas pipa inlet
filter. Bisa menggunakan kassa, atau saringan lain agar kotoran tidak naik.
8.
Pasang pipa L pada outlet filter dengan
menghadap ke atas seperti tampak pada gambar. Hal ini juga difungsikan agar
udara dapat masuk ke dalam kolam bersama dengan air, sehingga kadar oksigen
dalam kolam juga ikut ditambahkan. Desain pipa menghadap ke atas juga
difungsikan agar kotoran tidak masuk kembali ke dalam kolam.
9. Setelah selesai, filter ini siap digunakan dalam kolam.
Hubungkan inlet filter dengan pompa air yang telah disediakan untuk
mengalirkan air dari kolam ke dalam sistem filter sederhana yang kita buat
tersebut.
Jumat, 28 Oktober 2016
5 Hewan Yang Dianggap Membawa Keberuntungan
5 Hewan Yang Dianggap
Membawa Keberuntungan
Sebagian orang dari berbagai lapisan
masyarakat mempercayai kebenaran mitos hewan pembawa keberuntungan, rela
mengeluarkan kocek besar untuk memilikinya, begitu juga dengan biaya untuk
memeliharanya. Disayangi seperti merawat anak sendiri penuh dengan kelembutan,
bahkan terkadang dilakukan secara berlebihan. Berikut saya rangkumkan
hewan-hewan yang "dianggap" membawa keberuntungan bagi pemiliknya :
1. Ikan Arwana
Alasan Ikan Arwana
yang dalam bahasa latin bernama Sceleropage Formosus atau bahasa gaulnya Dragon
Fish, bahasa kampungnya ikan payang, siluk, silok, kelasa, khayangan atau juga
kalikasi ini dipelihara bukan hanya karena warna sisiknya yang cantik, subuhnya
yang kekar dan warnanya. Tetapi konon, ikan yang berasal dari pedalaman
Kalimantan ini punya kemampuan menolak bala dan di percayai sebagai ikan pembawa
keberuntungan.
Bahkan bagi sebagian orang berduit, memelihara Arwana sudah menjadi gaya hidup, simbol keberhasilan, keperkasaan, dan kejayaan pemiliknya. Perpaduan berbagai hal itulah yang menjaga harga Arwana tetap tinggi. Ikan Arwana termasuk ikan yang tak mudah dirawat. Arwana tak bisa hidup di air yang kotor. Ia juga membutuhkan akuarium yang besar. Maklumlah, ukuran Arwana bisa menyamai lengan orang dewasa. Namun berbagai kesulitan pemeliharaan segera terbayar saat memandang ikan naga ini menari di akuarium.
Ikan Arwana sendiri merupakan ikan yang tergolong satwa langka Indonesia dengan habitat asli dari Kalimantan dan juga Papua. Ikan ini mempunyai bentuk tubuh yang khas, berkesan gagah dan sedikit angkuh, dilengkapi dengan sungut pada mulutnya dan sisik yang besar dengan susunannya yang harmonis, membuat keindahan dari ikan ini sangat menonjol. Ikan ini berenang dengan tenang sehingga jika diletakkan dalam akuarium akan membuatnya benar benar terlihat sebagai ikan yang anggun.
Ada beberapa jenis ikan arwana, seperti arwana Silver, Gold, Super Red dan sebagainya.
Namun yang mempunyai harga jual tertinggi ataupun paling diminati oleh penggemar ikan naga ini adalah jenis Super Red. Jenis ini dipercaya membawa keberuntungan (hokie) bagi pemiliknya dan pembawa kekayaan sekaligus dapat menaikkan status sosial sang pemilik terutama jika memiliki Arwana dengan spesifikasi khusus yang harganya bisa mencapai ratusan juta rupiah.
Pada awalnya ikan ini dikenal sangat sulit untuk berkembang biak di luar habitat aslinya, namun pada perkembangannya ikan ini dapat berkembang biak pada tambak ataupun kolam-kolam buatan dengan air yang telah diatur keasaman ataupun suhunya. Hal ini memungkinkan penangkaran dapat dilakukan jauh dari habitat asli ikan ini.
Bahkan bagi sebagian orang berduit, memelihara Arwana sudah menjadi gaya hidup, simbol keberhasilan, keperkasaan, dan kejayaan pemiliknya. Perpaduan berbagai hal itulah yang menjaga harga Arwana tetap tinggi. Ikan Arwana termasuk ikan yang tak mudah dirawat. Arwana tak bisa hidup di air yang kotor. Ia juga membutuhkan akuarium yang besar. Maklumlah, ukuran Arwana bisa menyamai lengan orang dewasa. Namun berbagai kesulitan pemeliharaan segera terbayar saat memandang ikan naga ini menari di akuarium.
Ikan Arwana sendiri merupakan ikan yang tergolong satwa langka Indonesia dengan habitat asli dari Kalimantan dan juga Papua. Ikan ini mempunyai bentuk tubuh yang khas, berkesan gagah dan sedikit angkuh, dilengkapi dengan sungut pada mulutnya dan sisik yang besar dengan susunannya yang harmonis, membuat keindahan dari ikan ini sangat menonjol. Ikan ini berenang dengan tenang sehingga jika diletakkan dalam akuarium akan membuatnya benar benar terlihat sebagai ikan yang anggun.
Ada beberapa jenis ikan arwana, seperti arwana Silver, Gold, Super Red dan sebagainya.
Namun yang mempunyai harga jual tertinggi ataupun paling diminati oleh penggemar ikan naga ini adalah jenis Super Red. Jenis ini dipercaya membawa keberuntungan (hokie) bagi pemiliknya dan pembawa kekayaan sekaligus dapat menaikkan status sosial sang pemilik terutama jika memiliki Arwana dengan spesifikasi khusus yang harganya bisa mencapai ratusan juta rupiah.
Pada awalnya ikan ini dikenal sangat sulit untuk berkembang biak di luar habitat aslinya, namun pada perkembangannya ikan ini dapat berkembang biak pada tambak ataupun kolam-kolam buatan dengan air yang telah diatur keasaman ataupun suhunya. Hal ini memungkinkan penangkaran dapat dilakukan jauh dari habitat asli ikan ini.
2. Ikan Koi
Siapa yang tidak
tergoda dengan keindahan Ikan Koi. Ikan koi memang indah. Sisiknya yang
berwarna - warni dan bentuk tubuhnya yang menggemaskan, membuat ikan ini banyak
dicari orang. Meskipun ikan koi ini bibitnya awalnya berasal dari daratan
Tiongkok lalu menyebar ke Jepang, namun kini banyak dibudidayakan di dalam
negeri.
Ikan jenis koi semakin digemari. Selain bentuk dan warna, ikan ini diyakini bisa membawa keberuntungan. Satu pembudidaya koi bisa beromzet Rp 40 juta per bulan. Asal kataKoi (bahasa Tionghoa dan bahasa Jepang: 鯉, Romaji : koi) adalah jenis ikan karper Cyprinus carpio yang dipelihara untuk menghias rumah, berasal dari Tiongkok dan banyak tersebar di Jepang. Mereka berkerabat dekat dengan ikan mas, dan karena itu banyak orang menyebutnya ikan mas koi yang sebenarnya adalah misnomer.
Di samping itu, ternyata masih ada lagi kepercayaan lain tentang ikan ini, yakni seseorang yang memelihara koi akan mendapat keberuntungan (percaya apa tidak ya terserah anda ... !! Karena saya tidak bisa menjamin untuk itu, hehee). Ikan Hias jenis ini biasanya berharga cukup mahal dengan Nama Ikan Koi atau Jinmengyo.
Dari negara asalnya Jepang, Koi memiliki 174 jenis namun yang dikenal hanya beberapa saja.Koi merupakan ikan kolam, keindahannya hanya akan terlihat bila berada di kolam dan dilihat dari atas. Koi bukan ikan akuarium, jika dimasukan ke dalam akuarium tak akan menunjukkan keindahan dan keasyikan ketika memandanginya.
Dari sekian banyak jenis ikan koi, ada tiga yang sangat terkenal yang disebut gosanke, yaitu :
Ikan jenis koi semakin digemari. Selain bentuk dan warna, ikan ini diyakini bisa membawa keberuntungan. Satu pembudidaya koi bisa beromzet Rp 40 juta per bulan. Asal kataKoi (bahasa Tionghoa dan bahasa Jepang: 鯉, Romaji : koi) adalah jenis ikan karper Cyprinus carpio yang dipelihara untuk menghias rumah, berasal dari Tiongkok dan banyak tersebar di Jepang. Mereka berkerabat dekat dengan ikan mas, dan karena itu banyak orang menyebutnya ikan mas koi yang sebenarnya adalah misnomer.
Di samping itu, ternyata masih ada lagi kepercayaan lain tentang ikan ini, yakni seseorang yang memelihara koi akan mendapat keberuntungan (percaya apa tidak ya terserah anda ... !! Karena saya tidak bisa menjamin untuk itu, hehee). Ikan Hias jenis ini biasanya berharga cukup mahal dengan Nama Ikan Koi atau Jinmengyo.
Dari negara asalnya Jepang, Koi memiliki 174 jenis namun yang dikenal hanya beberapa saja.Koi merupakan ikan kolam, keindahannya hanya akan terlihat bila berada di kolam dan dilihat dari atas. Koi bukan ikan akuarium, jika dimasukan ke dalam akuarium tak akan menunjukkan keindahan dan keasyikan ketika memandanginya.
Dari sekian banyak jenis ikan koi, ada tiga yang sangat terkenal yang disebut gosanke, yaitu :
1.
Kohaku, ikan koi yang punya corak warna merah di
atas warna putih
2.
Sanke, jenis ikan koi yang bercorak warna merah dan
hitam di atas warna putih, tetapi corak hitam tidak terdapat di kepala
3.
Showa adalah ikan koi hitam bercorak warna merah dan
putih
Mengapa ikan koi unik? Ikan koi dapat menjadi teman seumur hidup,karena umurnya relative panjang. Di Jepang ada yang sampai berumur 200 tahun, warna-warninya beragam, indah, mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan, mudah menerima makanan, lemah lembut dan jinak, serta raja ikan hias air tawar. Kata koi, menurut penulisan Jepang, memang bisa menimbulkan dua makna berbeda. Makna pertama adalah ikan, sedangkan makna kedua menjadi murni atau sempurna.
Dari kedua makna ini, koi bisa diartikan sebagai ikan yang mempunyai garis rapi dan teratur pada sisik di badannya. Artinya, koi merupakan ikan yang benar-benar sangat menguntungkan dan sangat ideal untuk seni.
10 KEUNIKAN KOI
1.
Bisa menjadi teman
seumur hidup. ”Takdir “hidup koi sangat panjang. Di Jepang ada yang sampai
berumur 200 tahun.
2.
Warna-warninya
beragam. Koi mempunyai corak warna yang sangat beragam dan setiap pola warna
koi sangat berbeda,
3.
Koi tidak terlalu
mahal. Pada umumnya. orang beranggapan bahwa koi sebagai ikan hias yang
harganya mahal. Tapi jika kita mau memeliharanya mulai dari kecil ian ini tidak
terlalu mahal.
4.
Koi mudah menyesuaikan
diri. Koi juga dikenal sebagai ikan yang gampang menyesuaikan diri dengan
lingkungan barunya. Ikan ini bisa menempati hampir semua tempat.
5.
Koi mudah menerima
makanan. Salah satu sebab mengapa koi mudah dipelihara adalah karena koi mudah
menerima makanan apa saja. Tidak seperti halnya pada budidaya kodok. Kodok
sulit dibudidayakan karena perilaku makanannya sangat khusus.
6.
Tidak pemilih terhadap
perawatnya. Pada umumnya sebuah hobi hanya milik perorangan. Kalau seorang ayah
mempunyai kegemaran memelihara burung, mungkin anggota keluarga yang lain tidak
bisa ikut menikmati karena memang tidak tahu apa yang menarik dari burung
tersebut. Tapi kalo memelihara koi, banyak orang yang bisa menikmati
7.
Koi lemah lembut dan
jinak. Tidak ada pemimpin dalam kelompok koi, dan tidak ada seekor pejantan
kasar yang mengganggu koi betina. Sebagai penghuni lama, koi tidak akan
me-nyiksa koi pendatang baru. Koi sangat lemah lembut.
8.
Koi Ikan Samurai. Koi
terkenal sebagai ikan pemberani dan tidak takut terhadap apa pun sampai mereka
dibantai. Oleh karenanya, koi di Jepang disebut sebagai ikan samurai.
9.
Raja Ikan Hias Air
Tawar. Koi merupakan ikan hias air tawar terbesar dan merupakan ikan bergengsi.
Kepalanya besar dengan dihiasi sepasang kumis. Kumis inilah yang membedakannya
dengan ikan mas koki, Carassius auratus.
10.
Koi Merupakan Karya
Seni Jepang. Koi mempunyai sejarah panjang sebagai ikan peliharaan. Ikan ini
diimpor ke Jepang dari tempat asalnya di Asia Tengah lewat Cina dan Korea.
3. Ikan Louhan
Ikan Louhan (Flowerhorn)
bagi sebagian orang merupakan ikan pembawa Hoki. Bagi siapa saja yang
memelihara dan memilikinya diyakini akan mendatangkan keberuntugan. Anggapan
sebagai Ikan Hoki merupakan keyakinan yang tumbuh dan berkembang di kalangan
masyarakat tertentu. Namun demikian secara hitung-hitungan bisnispun sebenarnya
ikan Louhan adalah suatu komoditas bisnis yang teramat sangat mejanjikan. Maka
dari itu perlu diketahui bagaimana membudidayakan ikan louhan secara baik dan
benar.
Ikan Louhan yang dicirikan dengan benjolan di kepala, sering diistilahkan jenong atau nonong, warna warni di tubuhnya serta adanya huruf cina atau huruf arab di di bagian tubuhnya. Disebut juga flower horn karena warna tubuhnya yang warna-warni bagai bunga, dan benjolan di kepala bagai sebuah tanduk.
Asal Mula Louhan
Progam pengembangbiakan telah dimulai sejak tahun 1993. Orang Malaysia terutama banyak yang mengagumi ikan dengan kepala menonjol, yang dikenal sebagai Karoi atau “kapal perang”, ditemukan di bagian barat negara mereka. Dahi sedikit menonjol dan ekor panjang ikan ini berharga untuk para peminat masyarakat Taiwan sebagai tanda pembawa keberuntungan dalam geomansi. Pada tahun 1994, iblis merah Cichlid (genus Amphilophus) yang diimpor dari Amerika Tengah ke Malaysia dan hasil hibrida parrot cichlid yang diimpor dari Taiwan ke Malaysia dan dibesarkan ikan ini secara bersamaan, menandai kelahiran ikan lou han tersebut.
Pada tahun 1995, perkawinan persilangan diadakan lebih lanjut dengan Human Face Red God of Fortune, yang menghasilkan jenis baru yang disebut Five-Colors God of Fortune. Karena warnanya yang indah, ikan ini menjadi cepat populer. Penyempurnaaan secara selektif terus berlanjut hingga tahun 1998, ketika Seven-Colors Blue Fiery Mouth (yang juga disebut sebagai Greenish Gold Tiger) yang diimpor dari Amerika Tengah, dan hasil perkawinan silangnya dengan Jin Gang Blood Parrot dari Taiwan. Pembelesteran ini akhirnya menghasilkan generasi pertama hibrida flowerhorn Hua Luo Han, yang kemudian diikuti dengan perkenalan flowerhorn berikutnya.
Ikan Louhan yang dicirikan dengan benjolan di kepala, sering diistilahkan jenong atau nonong, warna warni di tubuhnya serta adanya huruf cina atau huruf arab di di bagian tubuhnya. Disebut juga flower horn karena warna tubuhnya yang warna-warni bagai bunga, dan benjolan di kepala bagai sebuah tanduk.
Asal Mula Louhan
Progam pengembangbiakan telah dimulai sejak tahun 1993. Orang Malaysia terutama banyak yang mengagumi ikan dengan kepala menonjol, yang dikenal sebagai Karoi atau “kapal perang”, ditemukan di bagian barat negara mereka. Dahi sedikit menonjol dan ekor panjang ikan ini berharga untuk para peminat masyarakat Taiwan sebagai tanda pembawa keberuntungan dalam geomansi. Pada tahun 1994, iblis merah Cichlid (genus Amphilophus) yang diimpor dari Amerika Tengah ke Malaysia dan hasil hibrida parrot cichlid yang diimpor dari Taiwan ke Malaysia dan dibesarkan ikan ini secara bersamaan, menandai kelahiran ikan lou han tersebut.
Pada tahun 1995, perkawinan persilangan diadakan lebih lanjut dengan Human Face Red God of Fortune, yang menghasilkan jenis baru yang disebut Five-Colors God of Fortune. Karena warnanya yang indah, ikan ini menjadi cepat populer. Penyempurnaaan secara selektif terus berlanjut hingga tahun 1998, ketika Seven-Colors Blue Fiery Mouth (yang juga disebut sebagai Greenish Gold Tiger) yang diimpor dari Amerika Tengah, dan hasil perkawinan silangnya dengan Jin Gang Blood Parrot dari Taiwan. Pembelesteran ini akhirnya menghasilkan generasi pertama hibrida flowerhorn Hua Luo Han, yang kemudian diikuti dengan perkenalan flowerhorn berikutnya.
4. Tokek
Bagaimana caranya,
ternyata mereka berupaya untuk menanyakan keberuntungannya saat si tokek yang
sedang berbunyi. Misalnya kekayaan, naik jabatan, putus cinta, bahkan menikah
dan perceraian. Ada kalanya hal ini hanya dianggap mitos namun sebagian lainnya
justru mengharapkan keberuntungan dari sang tokek, berbagai upaya dicoba dalam
pencapaian suatu keberhasilan. Karena katanya, tokek merupakan simbol hewan
keberuntungan.
Ada ciri-ciri khusus pada tokek yang dipercayai memiliki keberuntungan. Adalah tokek memiliki bunyi berjumlah ganjil, tokek dengan ekor bercabang menghadap ke atas dan lain sebaganya. Tapi bukan tokek racun seperti lagu balasan keong racun.
Menurut kepercayaan suatu sekte, tokek merupakan hewan keturunan atau naga. Oleh sebab itu maka tokek dianggap sebagai hewan sakral, tokek dengan bobot lebih dari 3 ons dipercaya telah memiliki "penunggu", sehingga tokek ini akan tampak lebih besar dari berat sebenarnya. Maka tokek tersebut tampak besar namun memiliki bobot ringan, karena penunggunya pergi ketika tokek sedang ditimbang.
Tokek juga dianggap sebagai hewan tolak bala, yakni memiliki kekuatan gaib dan rumah yang dihuni oleh tokek tersebut akan dapat menolak bala, semakin besar ukurannya maka semakin besar pula kekuatan gaib yang dimiliki. Sehingga tidak jarang, bagi orang-orang yang mempercayai hal tersebut berani membayar mahal, sampai ke berbagai penjuru akan dicari dan dibayar sesuai dengan berat dan ukurannya.
Hewan ini sendiri kebanyakan aktif di saat senja dan malam hari, meski suara panggilannya kadang-kadang terdengar di siang hari. Tokek tinggal di lubang pepohonan di hutan atau di rekahan batuan atau gua, namun sebagian jenisnya juga beradaptasi dengan lingkungan manusia dan bersifat komensal. Tokek memburu aneka serangga dan invertebrata lain sebagai makanannya, walaupun juga tidak segan memangsa vertebrata lain yang lebih kecil ukurannya. Tokek betina biasanya mengeluarkan sepasang telur yang disimpan berlekatan di sudut lubang atau dinding. Tempat menyimpan telur ini biasa digunakan berulang kali oleh tokek yang sama.
Ada ciri-ciri khusus pada tokek yang dipercayai memiliki keberuntungan. Adalah tokek memiliki bunyi berjumlah ganjil, tokek dengan ekor bercabang menghadap ke atas dan lain sebaganya. Tapi bukan tokek racun seperti lagu balasan keong racun.
Menurut kepercayaan suatu sekte, tokek merupakan hewan keturunan atau naga. Oleh sebab itu maka tokek dianggap sebagai hewan sakral, tokek dengan bobot lebih dari 3 ons dipercaya telah memiliki "penunggu", sehingga tokek ini akan tampak lebih besar dari berat sebenarnya. Maka tokek tersebut tampak besar namun memiliki bobot ringan, karena penunggunya pergi ketika tokek sedang ditimbang.
Tokek juga dianggap sebagai hewan tolak bala, yakni memiliki kekuatan gaib dan rumah yang dihuni oleh tokek tersebut akan dapat menolak bala, semakin besar ukurannya maka semakin besar pula kekuatan gaib yang dimiliki. Sehingga tidak jarang, bagi orang-orang yang mempercayai hal tersebut berani membayar mahal, sampai ke berbagai penjuru akan dicari dan dibayar sesuai dengan berat dan ukurannya.
Hewan ini sendiri kebanyakan aktif di saat senja dan malam hari, meski suara panggilannya kadang-kadang terdengar di siang hari. Tokek tinggal di lubang pepohonan di hutan atau di rekahan batuan atau gua, namun sebagian jenisnya juga beradaptasi dengan lingkungan manusia dan bersifat komensal. Tokek memburu aneka serangga dan invertebrata lain sebagai makanannya, walaupun juga tidak segan memangsa vertebrata lain yang lebih kecil ukurannya. Tokek betina biasanya mengeluarkan sepasang telur yang disimpan berlekatan di sudut lubang atau dinding. Tempat menyimpan telur ini biasa digunakan berulang kali oleh tokek yang sama.
5. Kucing
Maneki neko adalah
figur kucing "selamat datang" yang dipercaya membawa keberuntungan
& kesejahteraan. Maneki neko berasal dari Jepang, merupakan patung kucing
yang dipercaya membawa keberuntungan bagi pemiliknya.
Patung ini menggambarkan kucing lokal dari jepang (Japanese Bobtail) dengan salah satu kaki depan terangkat, seolah olah melambai-lambai. Maneki neko biasanya dipajang di Toko, Restoran dan tempat usaha lain.
Figur kucing ini telah diproduksi menjadi berbagai alat & bentuk seperti gantungan kunci, celengan, pengharum ruangan, dll. Berbagai bahan juga dipergunakan. Dari yang paling purah seperti plastik, kayu dan kertas hingga yang mahal seperti jade atau giok. Berbagai bentuk, warna dan ornamen tambahan dipercaya mempunyai fungsi tertentu.
Yang dimaksud kucing di sini mungkin lebih dikhususkan pada sebuah benda/patung berbentuk kucing yang di Jepang disebut "Maneki Neko". Wujud barang ini rasanya sudah tak asing lagi di toko, restoran, wartel dan sebagainya. Sosok seekor kucing yang duduk tegak dengan satu kaki depannya terangkat bak mengajak orang mendekat.
Hampir semua Maneki Neko mengenakan kalung berwarna merah dengan bel kecil menggantung di bagian depannya. Sebenarnya aksesoris ini cukup umum dikenakan pada kucing-kucing peliharaan keluarga bangsawan di zaman Edo. Selain itu, kalung merah dengan bel kecil ini juga sering menghiasi Jizo, patung-patung batu yang umumnya ditempatkan di sekitar kuil dan pemakaman, dan merupakan pelindung anak-anak sakit.
Patung ini menggambarkan kucing lokal dari jepang (Japanese Bobtail) dengan salah satu kaki depan terangkat, seolah olah melambai-lambai. Maneki neko biasanya dipajang di Toko, Restoran dan tempat usaha lain.
Figur kucing ini telah diproduksi menjadi berbagai alat & bentuk seperti gantungan kunci, celengan, pengharum ruangan, dll. Berbagai bahan juga dipergunakan. Dari yang paling purah seperti plastik, kayu dan kertas hingga yang mahal seperti jade atau giok. Berbagai bentuk, warna dan ornamen tambahan dipercaya mempunyai fungsi tertentu.
Yang dimaksud kucing di sini mungkin lebih dikhususkan pada sebuah benda/patung berbentuk kucing yang di Jepang disebut "Maneki Neko". Wujud barang ini rasanya sudah tak asing lagi di toko, restoran, wartel dan sebagainya. Sosok seekor kucing yang duduk tegak dengan satu kaki depannya terangkat bak mengajak orang mendekat.
Hampir semua Maneki Neko mengenakan kalung berwarna merah dengan bel kecil menggantung di bagian depannya. Sebenarnya aksesoris ini cukup umum dikenakan pada kucing-kucing peliharaan keluarga bangsawan di zaman Edo. Selain itu, kalung merah dengan bel kecil ini juga sering menghiasi Jizo, patung-patung batu yang umumnya ditempatkan di sekitar kuil dan pemakaman, dan merupakan pelindung anak-anak sakit.
koi dan mitosnya
koi dan mitosnya
Di Jepang Ikan koi diartikan sebagai nasib baik atau
keberuntungan, mereka juga berhubungan dengan ketekunan dalam kesengsaraan dan
kekuatan sebuah tujuan. Simbolis dalam Buddhisme untuk mewakili
keberanian.Menurut legenda Jepang, jika koi berhasil berenang melawan arus dan
sampai pada titik yang disebut "Dragon Gate" di Sungai Kuning,maka
ikan koi tersebut akan berubah menjadi naga. Berdasarkan legenda
itulah,koi menjadi simbol aspirasi duniawi dan kemajuan.Ada legenda koi lain
yang menyatakan, koi akan selalu berenang memanjat air terjun dengan berani,
dan jika mereka tertangkap, mereka menghadapi kematian mereka seperti dipapan
pemotongan,dan mereka berani seperti sebuah Samuri. Di Jepang,kata koi lebih
mengacu untuk keanekaragaman/ variasi yang liar.. Akibatnya, banyak makna
simbolik negara yang menjadikan koi mengacu pada berbagai spesies liar bukan
sebagai ikan secara keseluruhan. Salah satu alasan utama ikan adalah
simbol dalam budaya Jepang adalah karena diketahui mereka selalu berenang
ke hulu tidak peduli apapun kondisi.Bahkan ikan koi dikatakan berenang di air
terjun. Hal ini dipandang sebagai menunjukkan kekuasaan mutlak karena
mereka akan terus berenang ke hulu seperti melakukan misi. Mereka tidak
dapat terganggu atau terhalang oleh apapun.Koi juga merupakan simbol populer
untuk keluarga, terutama di Jepang - hitam koi untuk ayah, nyala api merah koi
ibu, biru dan putih untuk anak laki-laki, dan pink dan merah untuk gadis.
Simbol dari kekuatan dan maskulinitas Jepang, koi juga dilambangkan sebagai "ikan prajurit".Orang Jepang menganggap mereka sebagai simbol keberuntungan dan kemakmuran.Setiap tahun di bulan Mei, beautiful koinobori (pita) dalam bentuk Koi diterbangkan dalam perayaan Festival Boy's day. Pita-pita yang diterbangkan melambangkan para orang tua di Jepang berharap putra mereka akan menunjukkan keberanian dan kekuatan, seperti itu dari Nishikigoi. Karena banyak variasi warna dan pola, Koi kadang-kadang dianggap spesies yang berbeda, namun mereka semua Cyprinus carpio.
Ogon Koi: Ikan berwarna platinum merupakan pemenuhan kekayaan dalam bentuk keberhasilan dalam bisnis.
Simbol dari kekuatan dan maskulinitas Jepang, koi juga dilambangkan sebagai "ikan prajurit".Orang Jepang menganggap mereka sebagai simbol keberuntungan dan kemakmuran.Setiap tahun di bulan Mei, beautiful koinobori (pita) dalam bentuk Koi diterbangkan dalam perayaan Festival Boy's day. Pita-pita yang diterbangkan melambangkan para orang tua di Jepang berharap putra mereka akan menunjukkan keberanian dan kekuatan, seperti itu dari Nishikigoi. Karena banyak variasi warna dan pola, Koi kadang-kadang dianggap spesies yang berbeda, namun mereka semua Cyprinus carpio.
Ogon Koi: Ikan berwarna platinum merupakan pemenuhan kekayaan dalam bentuk keberhasilan dalam bisnis.
yamabuki ogon
Yamabuki Koi: Ikan emas mewakili (tentu saja) emas, kekayaan dan kemakmuran.Koi dikembangkan dari ikan mas umum di Cina kuno dan kemudian ditransfer ke Korea dan Jepang, dan sangat populer di sana karena Koi adalah simbol cinta dan persahabatan.Para Asagi adalah salah satu Breeds Koi tertua Nishikigoi dan telah memberikan dasar bagi banyak varietas berikutnya. Asagi berwarna biru-abu-abu dalam warna, beberapa memiliki perut merah yang kadang-kadang bisa datang ke garis lateral dan pipi Koi. Timbangan atas punggung adalah bermata abu-abu gelap dalam memberikan sorot untuk setiap skala individu. Kembali ditutupi dengan pola seperti jaring skala Reticulated nila, biru tua atau biru pucat. Kepala biru muda harus jelas dan tak bercacat.Dasar sirip dada, sirip ekor, perut, dan piring insang warna oranye atau merah tua.
asagi
Shusui adalah doitsu (scaleless) versi Asagi, biasanya dengan skala cermin besar sepanjang garis lateral dan / atau ke kanan dan kiri dari garis punggung.Koi dengan patch kepala merah disebut "Tancho." Tancho tidak membentuk semacam, tunggal independen dari Nishikigoi, mereka semua bisa dibiakkan dari Kohaku, Taisho Sanshoku Showa Sankshoku atau. Patch merah mereka terjadi muncul hanya di wilayah kepala. Tancho, oleh karena itu, tidak dapat diproduksi secara massal bahkan jika Anda menginginkan. Paling umum adalah "Tancho Kohaku (semua putih Koi dengan Tancho)," "Tancho Sanshoku (Koi putih dengan Sumi Shiro Bekko mirip dengan, dan dengan Tancho)," dan "Tancho Showa (Showa Sanshoku tanpa tanda merah kecuali untuk Tancho), "dll Namun," adalah Tancho Goshiki (Koi lima warna dengan Tancho), "dan" Tancho Hariwake "langka.Bagian yang terpenting dalam penilaian adalah patch merah di daerah kepala. Patch kepala merah berada tepat di tengah-tengah kepala adalah yang terbaik. Kulit putih juga penting karena itulah warna putih susu lebih diminati yang membuat patch kepala merah menjadi lebih menarik.Doitsu silsilah tidak berarti Nishikigoi dibesarkan di Jerman, melainkan mereka persilangan dengan Koi Jepang dan hitam mas awalnya untuk makanan yang diimpor dari Jerman. Mereka berbeda dari Nishikigoi biasa (atau "berarti Koi Jepang Wagoi ') dalam pengaturan skala.Doitsu Koi dengan sisik baris di belakang dan di sepanjang garis lateral disebut "Kagami-GOI (cermin ikan mas)," dan mereka tanpa timbangan atau dengan hanya satu baris sisik pada setiap sisi sepanjang dasar sirip punggung. Doitsu Koi adalah persilangan ke hampir semua trah Koi dari Nishikigoi. Doitsu Koi harus dilihat untuk ketertiban pengaturan skala dan tidak adanya skala yang tidak perlu. Setiap koi harus memiliki fitur karakteristik varietas aslinya sendiri.Shigures Ochiba adalah pembiakan antara Chagoi dengan Soragoi. Carilah pola Kohaku seperti pola coklat . Ini adalah ikan yang sangat bagus dan jenis ini benar-benar menonjol dalam koleksi apapun. Para peternak Jepang sering nama Koi setelah hal-hal yang mereka sukai. Ochiba Shigure, misalnya, berarti "daun jatuh di atas air."
Mengenali Bakteri Perusak Pada Koi
Mengenali Bakteri Perusak Pada Koi
Mari kita mengenali berbagai macam bakteri yang mungkin akan mengancam kelangsungan hidup koi anda.Dan penanggulangannya sejak dini, curigailah setiap kelakuan aneh koi anda.
ada beberapa hal yang perlu diperhatikan
1.
Koi
anda berenang dipermukaan air dengan bernapas seperti kekurangan udara
2.
Koi
anda diam di dasar kolam dengan sirip dada terbuka (jika koi tidur, selalu
merapatkan sirip dadanya ke badan)
3.
Insang
berwarna putih, hitam, dan bentuknya berubah
4.
Biasanya
menyendiri
5.
Tidak
suka makan
6.
Kotorannya
tidak normal, berlendir, memanjang seperti benang atau darah
7.
Perubahan
pada tubuh ikan seperti bercak-bercak merah pada tubuh ikan, pada sirip, bercak
putih, atau kulit yang luka
Pada
umumnya penyakit pada koi disebabkan oleh beberapa faktor sebagai berikut :
1.
Jeleknya
kualitas air, yaitu kadar amoniak dan nitrit yang tinggi, rendahnya konsentrasi
oksigen yang biasanya disebabkan filter kolam yang tidak sempurna atau terlalu
banyak dalam memberi makan
2.
Terlalu
jarang berganti air atau pergantian air yang terlalu cepat
3.
Perubahan
temperatur yang terlalu drastis
4.
Kolam
terlalu penuh dengan ikan (tidak seimbang)
5.
Terkena
kutu jarum atau kutu air
6.
PH
air di bawah 6 atau di atas 8
7.
Memindah
ikan dari kualitas air yang berbeda tanpa penyesuaian terlebih dahulu
Berikut ada
beberapa macam, jenis penyakit yang perlu kita ketahui:
ANCOR WORM DISEASE (Penyakit Cacing Berbenruk Jangkar)
Adalah
binatang air berkulit keras yang temasuk Antropoda yang menempelkan
dirinya pada kulit ikan, dimana cacing ini menyerap cairan tubuh ikan. Parasit
ini dapat dilihat sepanjang tahun, terutama pada air yang mempunyai suhu
diatas 15o celcius. Nama lain yang lebih popular dengan nama Kutu Jarum.
Gejala :
- Sering meloncat di permukaan air
- Sering menempelkan tubuhkan pada dinding atau bagian bawah kolam
- Cacing penimbul parasit kira-kira 5-10mm yang menonjol pada tubuh
Cara Pengobatan :
- Menghilangkan secara manual dengan jalan mencabut satu persatu dengan
memakai penjepit/pinset
- Untuk larva yang masih kecil, dapat dibasmi dengan menaburkan obat
Masoten ke kolam koi, dengan ukuran 0.3-0.5 gram/1 ton air kolam.
Jika sekali pengobatan belum tuntas, maka dapat diulang sampai 3
kali dengan interval waktu 1-2 minggu
FISHLICE DISEASE (Penyakit Kutu Ikan)
Penyakit ini disebabkan oleh kutu air yang hidup di permukaan
tubuh.
Berbagai parasit yang panjangnya beberapa millimeter bergerak mengelilingi
tubuh ikan. Parasit ini menimbulkan bintik-bintik merah di berbagai tempat
dengan menghisap darah dan berbagai luka yang ditimbulkan ini mengarah
kepada infeksi microbial sekunder.Gejala :
- Koi memperlihatkan pola berenang yang tidak normal, seperti melompat ke atas permukaan air
- Menggosokkan tubuhnya pada samping dan bawah kolam
- Berkumpul di dekat permukaan air dengan ekor muncul di permukaan
Cara Pengobatan :
- Pemberian Demilin dengan dosis 1 gram/ton air kolam
- Pemberian Masoten dengan dosis 0.3-0.5 gram/ton air kolam
- Kedua cara tersebut dapat diulangi 2-3 kali dengan interval 1-2 minggu
ABRASION (Penyakit Disebabkan Gesekan)
Penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri yang timbul secara kebetulan pada saat pengangkutan yang tidak hati-hati atau pada saat penangkapan yang tidak hati-hati dengan jalan ikan.
Gejala :
- Kurangnya slime bisa mengurangi kemilau koi dan menimbukan bekas pada sirip dada dan sirip ekor yang terlihat keputihan
Cara Pengobatan :
- Berhati-hati pada saat penangkapan atau pengangkatan koi, untuk menghindari terjadinya luka pada badan koi
- Menambahkan obat furan di air yang dipakai untuk mengangkat koi. Ikan yang berumur kurang dari satu tahun sangat rawan akan gesekan dan temperature
MATSUKASA/PENECONE (Penyakit Berbentuk Kerucut)
Beberapa penyebab penyakit ini adalah infeksi bakteri seperti aeromonas dan tidak berfungsinya organ-organ internal.
Gejala :
- Sisik ikan terlihat berdiri pada ujungnya satu-persatu, yang disebabkan kumpulan cairan tubuh yang berlebihan di bagian bawah. Oleh karena itu “Matsukasa” dalah bahasa Jepang artinya Kerucut Cemara
Cara Pengobatan :
- Penyakit ini sangat sulit diobati, tetapi kemungkinan dapat diobati lewat mulut ikan, yaitu obat-obat jenis sulfa atau antibiotic
HOLE DISEASE (Penyakit Berbentuk Lubang)
Penyakit ini disebabkan oleh infeksi ganda pada Aeromonas dan tempat-tempat lainnya.
Gejala :
- Pada awalnya, beberapa sisik terlihat berdiri pada ujungnya
- Ketika meningkat parah, sisik akan jatuh dan kulit local terkelupas, sehingga memperlihatkan daging bagian bawah, seperti lubang menganga
Cara Pengobatan :
- Pemberian Malachite Green dan Parazan, dengan cara mencampur 0.3 ppm/ton air
- Membersihkan bagian yang sakit dengan memoleskan Malachite Green
- Memberi makanan ikan yang dicampur dengan Parazan
WHITE SPOT (Penyakit Bintik Putih)
Penyakit ini disebabkan oleh Parasitic Ciliates yang dinamakan Lehthyoplithitius
Gejala:
- Bintik-bintik kecil berwarna putih kurang dari 1 mm yang menempel di permukaan koi
- Koi yang terinfeksi menjadi tidak aktif dan mudah terkena infeksi sekunder
Cara Pengobatan :
- Pemberian garam 5 kg/ton air kolam
- Atau dengan pemberian temperature diatas 25o celcius (dengan heater)
CHOMAN
Sebagian orang berpendapat bahwa penyakit ini disebabkan karena pemberian makan yang berlebihan yang mengandung banyak lemak. Akan tetapi penyebab yang sebenarnya sampai saat ini belum diketahui secara pasti.
Gejala :
- Daerah perut membengkak secara abnormal
- Bola mata mulai keluar dari rongganya
- Tumor di perut biasanya dideteksi melalui operasi perut
Cara Pengobatan :
- Di Jepang, penyakit ini ditangani dengan cara operasi, suatu hal yang tidak mungkin dilakukan oleh penghobi koi amatir
SEKOKE (Penyakit Punggung Tenggelam)
Penyakit ini merupakan penyakit gurang gizi yang disebabkan oleh ingesti lemak yang dioksidasikan. Biasanya terjadi pada makanan Koi yang sudah rusak (terlalu lama disimpan/kadaluarsa)
G e j a l a :
- Punggung koi yang terpengaruh, terlihat kurus ketika daging pada kedua sirip punggung melorot
Cara Pengobatan :
- Pencegahan dini dengan tidak memberi makan ikan koi yang sudah kadaluarsa
- Sedapat mungkin memberi makanan koi yang mengandung vitamin E
PARALIS TULANG BELAKANG
Penyakit ini merupakan bentuk keracunan kimiawi, misanya pemakaian bahan campuran OrganoPhosporus yang berlebihan untuk membasmii kutu jarum atau kutu ikan.
Gejala :
- Jika otot tulang belakang terpengaruh, makan terlihat ikan koi tenggelam ke bagian bawah kolam atau berputas-putar pada saat berenang
- Bengkoknya tulang belakang, yang dapat mengakibatkan kasus yang lebih parah
Cara Pengobatan :
- Cara pencegahan dengan memperhatikan dosis yang benar pada saat pemberian obat kutu jarum
INSANG MEMBUSUK
Penyakit yang menyebabkan pembusukan pada insang ikan yang disebabkan oleh jamur lumut.
Gejala :
- Ikan kehilangan berat badan, kemudian mati
- Jika terlihat ikan yang mencurigakan, segera diambil dan diperiksa insangnya
- Jika insang berwarna merah keabu-abuan, banyak yang gripis,itu tandanya ikan terserang
Cara Pengobatan :
- Pemberian antibiotic Teramycin dengan dosis 20 gram/ton air kolam
- Penggantian air setiap hari dibarengi dengan penggantian antibiotic akan membantu mempercepat proses penyembuhan
AKHIR KATA
Pencegahan lebih dini merupakan hal yang paling baik dilakukan oleh para pemelihara koi. Mengingat harganya yang relative mahal, kiranya para penggemar perlu memperhatikan semua hal yang berkaitan dengan :
- Kualitas air
- Makanan koi
- Beberapa penyakit yang mungkin timbul
"Segera menanyakan kepada ahli dalam bidang koi, jika menemui hal-halyang dirasakan tidak wajar tejadi pada koi. Mengingat ada sebagian penyakit yang sulit disembuhkan, lebih baik jika kita berdiskusi atau tukar pengalaman kepada sesama pemelihara koi, yang barangkali pernah memiliki pengalaman dalam menangani suatu penyakit."
Langganan:
Postingan (Atom)



















